BUDAYA BARU DI SIDANG TPP LAPAS NARKOTIKA SAMARINDA
SAMARINDA - Ada yang baru saat pelaksanaan Sidang Tim Pengamat Pemasayaraktan (TPP) kali ini di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Samarinda. Jika sebelumnya sidang TPP selalu dilaksanakan di ruangan tertutup, kali ini sidang TPP dilaksanakan di ruangan terbuka (aula), Ka.Lapas menjelaskan sidang TPP seperti ini kedepannya akan menjadi budaya baru di Lapas Narkotika Samarinda. selasa (4/11)
"Hal ini selaras dengan semangat keterbukaan informasi dalam reformasi birokrasi di Lapas / Rutan, khususnya Lapas Narkotika Samarinda kita buat Sidang TPP sedemikian rupa, sehingga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) maupun pegawai lainnya secara langsung dapat melihat proses sidang TPP. Cara - cara seperti ini diharapkan juga mampu semakin menambah kepercayaan bahwa kami bersama Pejabat struktural Lapas Narkotika Samarinda bebas dari yang namanya tawar-menawar keputusan." tutur Kalapas, Teguh Tri Hatmanto.
Hadir saat itu sebagai anggota sidang TPP, Kasubsi Kamtib Bpk. Andri Lesmano, Kasubsi Pembinaan Bpk. Moh.Reza Aliyafi, Kasubsi Admisi Orientasi Bpk. Adi Sukatno dan Kaur TU Bpk. Edi Sidarto. Pelaksanaan sidang TPP kali ini membahas Pengangkatan Tamping, WBP yang akan diusulkan PB dan WBP yang akan dikeluarkan dari Blok karantina.
Kasubsi Kamtib menambahkan bahwa selain mampu memberikan kesan keterbukaan dan positif , sidang TPP seperti ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi WBP dalam meningkatkan kualitas kepribadiannya. "semua akan kita lihat perkembangan kepribadiannya secara langsung. Misal, WBP yang akan selesai menjalani masa karantina, bagi yang beragama Islam kami akan uji sudah bisakah mereka membaca doa - doa dalam gerakan sholat. Ini juga menjadi penilaian apakah mereka ada kesungguhan untuk merubah pribadinya menjadi lebih baik." Jelas lulusan AKIP yang pernah mendapat penghargaan saat bertugas di Irian Jaya ini.



Komentar
Posting Komentar